Diberdayakan oleh Blogger.
  • Home
  • About Me
  • Thought
    • Self-Talk
    • Journal
  • Contact

Just Another Side of Me

rasanya ingin berlari
jauh dari kenyataan pahit yang harus kualami
rasanya ingin menyendiri
sendiri untuk belajar mencintai diri sendiri
rasanya ingin pergi
ke tempat asing dimana tak ada lagi luka di hati


ingin pergi saja
ke tempat atau seseorang di luar sana
yang mungkin mampu menerima
setiap gores luka dan setiap air mata
setiap tangis dan setiap tawa


ingin pergi saja
pada mereka yang mau mendengarkan
pada mereka yang mau berusaha
pada mereka yang mau mengartikan
setiap pertanda juga rasa














( — nrlhdyn, May 2019 )
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
pagi itu aku masih menunggu sesuatu
entah bayangmu atau pesanmu, apa saja tentang dirimu
kau tak kunjung datang, seakan menghilang
seakan tak akan pernah kembali, kau pergi

pernah suatu waktu aku berhenti menunggu, namun jemarimu selalu menemukanku di batas sendu
aku diam sekaligus gelisah tak menentu, berharap itu bukan kau yang mematahkan hatiku
dan alam selalu berkata lain
ia selalu berkata bahwa kaulah penyebab segala perdebatan batinku yang tak berkesudahan beberapa hari ini
dan aku hanya diam dirundung ragu

kau, yang kupaksa pergi dari kalbu
telah benar-benar mengambil langkah seribu
aku hanya bisa tertunduk lesu
kau, yang kupaksa pergi
kuharap bahagia menyertai, agar kelak hatimu tak lagi sepi dan sedihmu segera pergi
dan aku akan berusaha menyembuhkan diri sendiri
tanpa siapapun menemani—seorang diri.








(nrlhdyn — 03/12/2018 04:21 PM)
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
(Source: Pinterest)


Petang itu kamu datang
Bak ksatria membawa pedang
Namun aku hanya berani memandang
Tak mampu berkata-kata 'tuk membawa tenang

Aku ingin menangis dan memelukmu
Membawamu ke suatu tempat tanpa rasa sendu
Menangis tersedu tanpa lagu-lagu senduku
Memeluk hingga tak ada lagi rindu

Hai, kekasih
Aku ingin menggenggam tanganmu
dengan cinta dan kasih
Aku ingin duduk di pangkuanmu seperti dulu
Aku ingin bersenda gurau melihat senyummu
Dan semuanya yang biasa kita lakukan dulu

Kemudian senja membawamu pergi
Dan aku sendiri
Lagi dan lagi
Biar rindu kupeluk sendiri
Yang akan kutitipkan pada Sang Ilahi
Agar Ia menyampaikan rindu-rindu yang kugantung sepi
Hingga nanti kamu kembali 
'Kan kuhempaskan rindu-rindu itu lagi

Padamu Hanya padamu




(nrlhdyn - 20/01/2018)
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
(Source: Pinterest)


Ada rindu yang diam-diam menjelma menjadi kalbu
Ada kisah yang diam-diam menjadi kumpulan kenanganmu
Ada kata-kata yang diam-diam tak pernah terucap olehmu
Dan... Ada aku yang diam-diam merindu tak menentu karenamu
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
(Source: Pinterest)


If someday
We met again, I want to ask you something
"If I leave, what will you do?"
If someday
I could kiss you again, I want to kiss you deeply
I wish I knew how much I mean to you
If someday
I could hold into your arms again, I want to know the way you take care of me
If someday
We could feel what other people feels, I want to know how do you feel about me
and I wish you knew how do I feel about you


I've been hurt so many times
And I've been through this so many times
But my heart understood where it should be
I choose to be kind
I may not wise
But I choose to be kind
'Cause my heart believes more than anyone 
'Cause I have to standing with good heart


People are so mean
Sometimes I don't trust them 
'Cause my heart still shaking and I don't want anyone knows
Sometimes I think my heart about to explode
but I know it won't
'cause I never let that happen
Even my heart is shaking
I'm gonna let it shaking inside of me
Earthquake
Tsunami
Or anything else
I'm gonna keep it just happen inside of me


What worse possible thing that will happen to me?
I'm gonna die
And there's no one who could save me
even when they wanted to, they couldn't
At this time
They couldn't save me
Because they ignored when I need someone
Even it's just one person who could save me
They didn't Even they had their chances


So me
I'm gonna save myself
Because I know there's no one who will do
Because I know there's nothing I could hold on to


World is mean
Don't be mean
Just be anything but mean
Another world needs people who could be just kind
And nothing more but kind
And I'm gonna standing here with the kindness






(nrlhdyn - 18/01/2018)
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Setidaknya kau tak pernah merasakan sepi yang paling sepi seperti yang kurasakan.Sepi yang mampu menyalakan api dan membakar rumahmu. Sepi yang mampu menghanguskan segalanya yang kaupunya.

Setidaknya kau tak pernah merasakan sunyi yang paling senyap seperti yang kurasakan. Sunyi yang mampu membunuhmu perlahan. Sunyi yang mampu mendatangkan jiwa-jiwa yang terpenggal mati.

Setidaknya bukan kau yang berada di posisiku saat ini, sehingga kau tak perlu mencari pelarian untuk kau singgahi sejenak dan tinggal pergi. Yang mana semua itu hanya akan meninggalkan luka yang 'kan terhapus oleh rintik hujan bulan ini.

Setidaknya bukan kau yang menelan kenyataan ini bulat-bulat yang mana membuat dadamu sesak hingga sulit bernafas.

Hanya ada aku yang menggenggam pisau, karena tanganmu begitu jauh dan ketidakhadiranmu mampu membuat semuanya menjadi beku.

Aku hanya ingin memelukmu erat dan menghentikan waktu, meski jatungku harus berhenti.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


Secinta-cintanya kamu sama seseorang kalau kamu tidak bisa menerima dia apa adanya dirinya, yang rugi bukan dia, tapi kamu.

You're just wasting your time for loving someone so hard but can not accept what's inside him/her. You're just wasting your time, dude, please.

Menerima manusia lain masuk dalam hidup kamu dan membiarkannya mengisi hari-hari kamu dengan segala karakternya baik/buruknya memang nggak mudah. Banyak plus dan minusnya. Membiarkan manusia lain mampu menjadi sumber kebahagiaan kamu dengan sikap manisnya sekaligus dia mampu menjadi gong pemecah kebahagiaan di dalam hatimu, it's easy to let someone knows you and fill your days, but it's not that easy for you to accept other's darkside.

Sebenar-benarnya cinta adalah yang mampu kamu terima dengan sepenuh hati, baik atau buruk, susah ataupun senang, dengan rasa ikhlas. 

Love isn't just about having-good-time-together-and-share-everything. It's beyond your words, and my words too.

The best way you can do when you want truly love someone is to love them with all of your heart. Sometimes love is about acceptance, and even more than words people can explain.



So, I want to love you better than now.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Seberapa sering kamu kecewa padanya yang tak mampu menjaga kehadirannya di depan matamu? Seberapa sering kamu kecewa padanya yang tak mampu menangkapmu dengan baik saat kamu jatuh cinta? Seberapa sering kamu kecewa padanya yang tak mampu mengertimu dengan baik?
Aku cukup sering mengalaminya.

Kekecewaan datang seiring dengan harapan, kamu tahu? Besarnya kekecewaan akan berbanding lurus dengan harapan yang kamu gantungkan. Maka jika kamu berharap, beranilah untuk merasa kecewa jika kelak kekecewaan datang menghampirimu.

Aku adalah manusia yang dengan mudahnya merasa kecewa. Ya, aku mudah untuk menggantungkan harapan pada seseorang. Nyatanya tidak semua harapan yang kugantungkan berakhir manis, banyak dari mereka yang berujung kekecewaan.
Seperti saat ini.

Saat kekecewaan menjumpaiku, aku kerap menyalahkannya—orang yang kupercayai menyimpan harapanku—walau tak jarang logikaku melawannya dan berkata, "Kau berharap terlalu besar! Terlalu banyak!" dan semua itu akan berakhir dengan kesendirian yang terus menemaniku.
Aku tahu, harapan mampu membuat seseorang tetap bertahan untuk melanjutkan hidupnya, namun, bagaimana bila justru harapannya itu sendiri lah yang perlahan-lahan membuat dirinya kelelahan melangkah dan mati terlantar? Aku tak tahu, aku tak punya jawabannya. Namun yang aku tahu, terkadang harapan mampu membunuh seseorang. Harapan membunuhnya dengan pisau kekecewaan.
Itulah yang terkadang terjadi padaku.

Mungkin yang pantas disalahkan saat harapan membunuhmu adalah dirimu sendiri—hatimu. Jika hatimu terluka karenanya, mungkin bukan dia yang salah, namun dirimu. Dirimu yang terlalu berani untuk menggantungkan harapan setinggi langit padanya, hingga dirinya mampu mengambil alih sumber kebahagiaanmu dan membuatmu terluka.
Setidaknya kamu bukanlah satu-satunya orang di dunia ini yang kerap merasa kecewa. Aku sering mengalaminya. Dan entah bagaimana kekecewaan yang kujumpai terkadang membuatku semakin meyakini sesuatu; mana hal yang baik untukku sehingga harus kupertahankan dan mana hal yang tidak baik untukku sehingga harus aku tinggalkan.

Namun, kini berbeda. Aku tak merasa begitu. Aku merasa masih harus berusaha keras untuk mengubur—menutupi—rasa kecewa yang kurasakan. And I'm still working on it.
Jika mungkin ternyata selama ini kamu menggantungkan harapanmu pada orang yang salah, apa yang akan kamu lakukan? Membuang harapanmu? Menggantungkan harapanmu di tempat lain? Atau justru kamu akan melarikan diri dan tidak peduli pada harapanmu—dan dia yang kamu gantungkan harapan padanya?

Jika kamu pikir hanya dirimu yang kecewa dan merasa tak dimengerti akan harapan-harapanmu, well, selamat, kamu tidak sendiri.

Jika kamu pikir hanya dirimu yang menelan kekecewaan bulat-bulat, well, selamat, kamu tidak sendiri.

Jika kamu pikir hanya dirimu yang terluka bahkan tertusuk oleh mata pisau kekecewaan, well, selamat, kamu tidak sendiri.

Ada aku yang telah menelan pil pahit kekecewaan dan masih berusaha untuk terlihat wow-aku-baik-baik-saja-dan-merasa-sangat-oke.

Masih ada selimut yang mampu menguburku di ranjang dan menghangatkanku di dalamnya.
Selamat menikmati harapanmu!
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Jika boleh sejenak saja aku ingin bercerita padamu, cerita-cerita yang belum kau tahu keberadaannya dalam otakku serta berbagai kisah mengenai perasaanku yang hanya aku dan Tuhan yang tahu.

Jika boleh sebentar saja aku ingin didengar olehmu. Aku ingin menatap ke dalam matamu dan melihat kau mendengarku. Sebentar saja. Aku ingin dimengerti.

Jika keberadaanku seolah tak pernah hadir dihadapmu, untuk apakah aku bersusah payah berusaha selalu disana untuk meringankan beban yang ada di pundakmu?

Jika kehadiranku tak pernah tiada berarti yang mana hanya membuatmu mengingat luka-luka dari orang-orang terdahulu, untuk apakah kau menggenggamku erat? Bahkan mengikatku?

Aku tak akan sanggup untuk selamanya begini. Aku tak meminta Tuhan untuk memberiku gemerlapnya dunia. Yang kupinta hanya kekuatan dan ketabahan hati untuk menerima segala cobaan untukku yang Tuhan titipkan padamu.


Kekuatan. Hanya itu yang kupinta.



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Dalam hidup, banyak hal-hal yang kamu rasakan namun tak dapat kamu jelaskan. Hal-hal tersebut dapat berupa aja saja. Hal-hal tersebut selalu kamu rasakan dan meledak-ledak dalam dadamu.
Rasanya seperti lava panas dari gunung berapi yang siap meledak kapan saja dia mau. Sama seperti perasaan itu. Perasaan kosong yang hampa dan gelap sunyi yang meledak-ledak dalam dadamu. Rasa itu mampu membuat hatimu meringis kesakitan.

***

Aku ingin setiap hari merasakan perasaan yang dulu kamu buat; bahagia melihat kau dibalik pintu kamarku di pagi hari dengan senyuman dan aroma tubuhmu, bukannya melihat dirimu kini setiap pagi dengan wajah kelelahan dan kurang tidur yang coba kamu tahan berhari-hari.
Ada perasaan kosong dalam dada yang coba kusembunyikan beberapa waktu belakangan ini. Perasaan kosong hampa yang melelahkan untuk kurasakan sendirian dan kusembunyikan. Perasaan yang tak ingin kubagi dengan siapapun karena terlalu rapuh untuk berbagi, termasuk denganmu.
Kamu selalu menjadi alasan untukku tersenyum dan tertawa setiap harinya, dan kamu selalu menjadi alasan untukku merasakan perasaan kosong yang rindu akan hadirnya kamu.
.
.
.
.
.
.
Cirebon, 23/09/2016
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Aku ingin pergi jauh.
Aku ingin melarikan diri dari penjara kenyataan yang mengurungku selama bertahun-tahun.
Aku bosan.
Aku lelah.


Aku ingin terbang bebas tanpa ada yang memaksaku turun ke daratan.
Aku ingin melayang saja.
Aku tak ingin kembali ke daratan.


Daratan terlalu pedih untuk kutapaki kembali.
Daratan seolah menjadi penjara abadi untuk penderitaanku yang tak berujung.
Daratan seolah menjadi duri-duri tajam.


Duri-duri dalam penjara yang ia tanam hanya akan semakin melukai atau bahkan  membunuhku perlahan.

Aku ingin keluar dari belenggu ini.
Aku ingin hidup mencari diriku yang sebenernya yang mungkin saja tenggelam di laut lepas.
Aku ingin hidup terbang tanpa ada rantai yang mengikat di kakiku, yang membuatku sulit mengangkasa.

Aku ingin istirahat dari semua hal melelahkan ini.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Satu persatu warna-warni dunia(ku) berubah menjadi gelap. Beberapa awan hitam mulai berdatangan, mencekik dinginnya malam pekat. Lalu yang kutahu, semuanya berubah gelap dan... gelap.
Hingga saat ini dan detik ini, semua masih gelap dan sama gelapnya.
Angin gersang mendadak mendingin, membekukan seluruh makhluk hidup didalamnya.
Termasuk jangkrik kecil yang sedari tadi meraung-raung dari celah sempit bebatuan dan rerumputan. 
Kau tahu apa yang ia katakan dari tempatnya? Ia berkata bahwa angin telah murka.
Ia kesepian nan ketakutan. Berlindung dibalik rerumputan beku nan layu dan batu yang warnanya tak secerah dulu.
Angin berkata, "Matilah kau, Jangkrik!"
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Mari menulis sajak tentang kita
Di atas kertas usang di bibir pantai kuta
Layaknya narasi di dadamu
Layaknya ribuan pertanyaan di dadaku
Mari bersandiwara sekali lagi untukku
Biar setiap tinta yang berbicara di atas kertas
Meraung dan menjerit seolah tak ada batas
Biar rasa itu menguap pergi bersama angin pantai kuta
Agar tak ada lagi yang harus terluka
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Kau bersembunyi dibalik dedaunan basah bersama embun
Terkadang bersembunyi dibalik rerumputan yang basah bersama embun
Kau mengudara bersama angin subuh
Mencari tempat tak berlabuh
Anak-anak kecil mulai membuka mata
Dan kau akan mengingatkan mereka bahwa Tuhan-nya telah memanggilnya
Bahwa malaikat telah berada disampingnya
Lalu kau akan menghilang di bibir sungai
Jatuh lalu mengalir bersama air ke suatu tempat yang damai
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
[Suatu Senja Ramadhan di Keraton]

Rasanya sengatan matahari sudah tidak lagi menyiksa kulitku. Walaupun aku masih bisa merasakan keringat segar mengucur di dadaku namun segalanya menjadi lebih baik kala senja di bulan Ramadhan tiba. Mungkin diantara kerumunan ini hanya aku yang sejak satu jam yang lalu menatap ponsel dengan berwajah harap-harap cemas. Ya, aku sedang cemas namun berharap pula.

20 menit kemudian salah seorang panitia menutup acara. Sungguh. Ketika keluar dari pendopo keraton, aku bisa merasakan angin menyentuh kulit wajahku dengan lembut. Aku bisa melihat jilbab cokelat yang kukenakan terayun sedikit karenanya. Akhirnya...

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Selama malam, mas.
Semoga angin malam ini menyampaikan rindu yang kian hari kian terasa sesak didadaku.
Semoga setiap belaiannya membawa ketenangan dihatimu.
Semoga setiap daun yang tertiup olehnya membawamu pada wanita yang selalu setia mendampingimu hingga akhir hayatmu; aku.
Salam rindu dari sudut kota kelahiranmu; aku.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Ini bukan cerita tentang kota hujan. Ini cerita tentang kota yang dingin. Kota dimana langit hujan dimalam hari berwarna oranye. Titik-titik air membasahi dedaunan pohon diluar. Aku bisa melihatnya dari lantai dua dengan jelas. Menghirup aroma tanah hujan adalah salahsatu hal kesukaanku.

Pohon 1:
Titik hujan ini selalu setia menemaniku. Setiap pagi, ia menemaniku dengan embunnya yang sejuk. Lalu malamnya ia merubah langit menjadi berwarna ke-oranye-an dan menurunkan serbuan titik air banyak sekali. Rasanya aku ingin menari dibawahnya lalu tertawa riang seperti anak kecil.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Pernahkah kau sadar, angin-angin disekitarmu menyentuh lembut wajahmu dan membisikan sesuatu ditelingamu? Suaranya samar, namun akan terdengar jelas jika saja jantungmu tidak sedemikian cepatnya berdegup.

Pernahkah kau berpikir bahwa aku pernah membencimu sebesar-besarnya setelah merindukanmu sedalam-dalamnya?

Pernahkah kau menyangka bahwa aku yang terlihat tak memperdulikanmu diam-diam senang memandangmu dan memperhatikan setiap detail yang ada dalam dirimu?

Pernahkah kau menyangka bahwa aku mencintaimu sejak hari-hari kemarin, dimana sudah dua musim panas kita lewati?

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Diatas meja ini mungkin kita sedang bertaruh luka yang pedih
Menyemai rindu penuh darah dan nanah
Membasuh luka namun tersenyum lirih
Di atas sana
Bulan tampak ketakutan
Semesta mengulas warna hitam pekat
Hingga membuat bintang meredup perlahan tertelan hitam nan pekat
Seperti aku yang ketakutan
Banyak ketakutan disana, di dadaku
Hingga akhirnya rasaku tertelan waktu
Waktu yang kian hari kian menghitamkan segalanya
Membuat segalanya gelap
Disini akan ada selalu rindu yang berdarah
Seperti luka yang tak akan pernah terobati
Rasa sakit yang menguap dari sana saat kita bertaruh luka

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

About me

seorang perempuan yang memiliki kepala yang ramai, telinga yang bising, dan hati yang penuh tanda tanya.

Social Media

  • tumblr
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Blog Archive

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates